Oleh: ka1t0 | Juni 28, 2012

Instrumentasi dan Pengukuran

Instrumentasi                   : sebuah alat untuk menentukan nilai atau besaran suatu kuantitas atau variabel.

Ketelitian (accurancy)     : harga terdekat dari suatu pembacaan instrument yang mendekati harga sebenarnya dari variabel yang diukur (satu kali ukur).

Ketepatan (precicisions)  : suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil yang serupa ( beberapa kali ukur).

Sensitivitas (sensitivity) : perbandingan antara sinyal keluaran atau respon instrument terhadap perubahan masukan atau variabel yang diukur.

Resolusi            : perubahan terkecil dalam nilai yang diukur  pada intrument yang diukur pada instrument yang akan memberi tanggapan (respon).

Kesalahan (error              :  penyimpangan variabel yang diukur dari harga sebenarnya.

SIFAT-SIFAT ALAT UKUR

  1. Tingkat Validitas Tinggi         kemampuan alat ukur mengukur apa yang ingin diketahui.
  2. Sensitivitas Tinggi                    kemampuan membedakan / mengukur besar / ukuran terkecil.
  3. Reliabilitas Tinggi                     kemampuan melawan gangguan dari luar
  4. Objektivitas Tinggi                   kemampuan memberikan keluaran yang tunggal dalam arti tidak dapat dibedakan / ditafsirkan lain.
  5. Standar                                    telah memenuhi persyaratan standart norma maupun ukur (telah dikalibrasi).

FIGUR OF MERIT  :  kemampuan / sifat alat ukur berdasarkan fisik yang merupakan faktor penentu kebaikan alat ukur. Terdiri dari :

  1. Alat ukur tidak membebani objek yang diukur (input impedans besar).
  2. Mempunyai kesaksamaan tinggi
  3. Sensitivitas tinggi.
  4. Mempunyai derajat stabilitas optimal dalam arti cepat menuju kekeadaan yang mantap.
  5. Readabilitas (kemampuan baca) baik.
  6. Rreabilitas (keandalan) tinggi.

Pengukuran : upaya untuk mendapatkan besaran kuantitatif yang merupakan hasil perbandingan antar suatu yang ingin diketahui terhadap standarnya.

Secara sederhana Pengukuran diartikan sebagai proses perbandingan antar suatu besaran yang tidak diketahui dengan besarab standar yang diperoleh.

Masalah yang dihadapi:

  1. Bagaimana mengadakan pengukuran yang memberikan hasil yng mendekati hasil yang mendekati harga sesungguhnya.
  2. Biasanya hasil pengukuran akan menemui kesalahan.
  3. Hasil pengukuran = hasil sesungguhnya ± kesalahan.

Penyelesaian :

  1. Dilakukan beberapa kali pengukuran
  2. Menggunakan instrument yang berbeda untuk pengukuran yang sama.
  3. Menguasai teknik yang baik untuk mempertinggi ketelitian.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: