Oleh: ka1t0 | Juli 12, 2012

What is Overclocking (OC)?

  • Definisi PC Overclocking

Overclocking (OC) adalah metode/teknik untuk menjalankan komponen PC, dengan kecepatan (clockspeed) yang lebih tinggi dari yang diset oleh pabrikannya.

Misal : Menjalankan prosesor yang memiliki kecepatan standar 3900Mhz pada kecepatan 4500Mhz merupakan tindakan overclocking.

  • Asal-usul OC

Overclocking sejak dulu dilakukan untuk meningkatkan kinerja (processing power) pada berbagai komponen PC.

Komponen yang murah dapat ditingkatkan kinerjanya menggunakan teknik overclocking, sehingga performanya menyamai, setara, atau kadang melebihi komponen yang harganya lebih mahal, meski ada resiko komponennya berjalan kurang stabil.

 Karena dulu PC termasuk barang mewah, teknik overlocking menjadi solusi bagi pengguna yang ingin merasakan performa lebih dengan harga murah. Trend ini masih berlangsung hingga saat ini.

Selain itu ada pula golongan pengguna yang melakukan overclocking sebagai hobi semata.

  • Peripheral apa yang biasanya dioverclock?
    • Prosesor (CPU)
    • Kartu Grafis (VGA)
    • Memori system (RAM)
  • Konsep Overclocking

Umumnya, OC dilakukan dengan cara mengubah setting variable tertentu pada komponen computer, yang bias dilakukan melalui BIOS, melalui Utility overclocking, maupun keduanya.

Overclocking CPU (prosesor), biasanya melibatkan pengubahan 2 (dua) variable, yakni :

–          Bus Speed  (kadang disebut : FSB, BCLK, HTRef,dsb), dan

–          Multiplier

 *Catatan : Kecepatan CPU = Bus Speed x CPU Multiplier*

  • Ø Konsep Overlocking – CPU

Misal, sebuah prosesor Intel Core i7-3770K dengan kecepatan default (standar) 3.5Ghz memiliki :

–          Bus speed sebesar 100Mhz

–          Multiplier sebesar 35x

Untuk mengubah kecepatan prosesor ini ke 4.2Ghz, yang kita butuhkan adalah mengubah nilai Multiplier ke 42x.

(42 x 100 = 4200Mhz = 4.2Ghz)

**catatan : tidak semua CPU mendukung perubahan multiplier, ada prosesor tertentu yang multipliernya dikunci sehingga kita harus mengubah Bus Speed jika ingin melakukan overclock.**

  • Konsep Overclocking – VGA

Pada VGA, umumnya kita menggunakan sebuah utility overclocking VGA (missal : MSI Afterburner) untuk mengubah :

–          GPU Clock (kadang disebut Core Clock)

–          Video Memory Clock

Misal : Sebuah VGA nVIDIA GeForce GTX 550Ti, memiliki GPU clock sebesar 900Mhz, sedangkan Video Memorynya berjalan pada 1025Mhz.

Kita bias melakukan setting pada utility OC VGA untuk mengubah kecepatan GPUnya menjadi 1000Mhz, dan Video Memory clocknya menjadi 1150Mhz. tidak ada perhitungan khusus untuk melakukan perubahan variable ini.

  • Konsep Overclocking – RAM

Untuk memori (RAM), prinsipnya pengubahan variabelnya mirip dengan CPU, dimana : Kecepatan RAM = Bus Speed x DRAM Multiplier

Misal : Sebuah system memiliki Bus Speed 100Mhz, dan DRAM Multiplier sebesar 16x, maka RAM pada system tersebut akan berjalan pada kecepatan 1600Mhz.

Selain kecepatan/clock RAM, ada juga sebuah variable yang disebut sebagai RAM Timing. Pengubahan variable ini bias mempengaruhi bandwidth dan juga access time yang bisa diberikan oleh RAM.

 

  • Software/ Tools

Software cukup berperan sebagai alat bantu overclocking. Software yang cukup umum digunakan overclocker. Misalnya :

1)      Software Deteksi Hardware (CPU-Z, GPU-Z, dsb)

2)      Software Benchmark (3DMark, SuperPI, dsb)

3)      Software Stress-test/ Uji Kestabilan (LinX, Prime95)

4)      Utility/ Tools untuk overclocking (MSI Afterburner, nVIDIA Insector, dsb)

 

  • Ketidakstabilan

Masalah paling umum yang biasanya dialami oleh overclocker adalah ketidakstabilan system, kadang berupa SOD, crash, hang, restart dsb.

Ada banyak cara untuk mengatasi hal ini, yang paling efektif antara lain :

–          Menggunakan Cooler yang lebih baik

–          Meningkatkan Tegangan/ Voltage

–          Sedikit menurunkan setting overclock sampai ke batas yang stabil

 

  • Overclocking Workflow
  1. Kenali hardware yang dipakai
  2. Benchmark untuk patokan nilai awal
  3. Ubah Parameter/ Setting system
  4. Uji Kestabilan (kalau gagal, kembali ke no.3)
  5. Benchmark untuk melihat peningkatan kinerja
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: